BANDUNG – Setiap memasuki bulan Ramadhan, dan tidak sedikit orang Indonesia merindukan makanan dan berkumpul dengan keluarga kembali ke rumah. Tapi itu adalah ketika dia benar-benar tidak merasa Samsul Arif, mengingat jadwal yang ketat dari pelatihan dan kompetisi Persib Bandung di Indonesia sepak bola Champphionship (ISC) 2016 Naskah

Samsul mengatakan, yang satu ini agak sulit untuk berbagi waktu ketika Anda harus kembali ke kampung halamannya. Dengan demikian, tim ini juga dekat dengan awal Prapaskah, atau sekitar empat hari. Jadi ia memutuskan untuk berkonsentrasi pada pekerjaan mereka.

Samson cukup tenang di pos di Bandung. Selain itu, istri dan putrinya, Shua Thafana Arane juga menemaninya di Bandung.

“Ini adalah tahun pertama ketika saya mulai posting dengan keluarganya di Bojonegoro. Tahun lalu di Bojonegoro, tahun ini ingin berkonsentrasi pada pekerjaan karena cukup padat juga,” kata Samson, sebagai menyatakan di situs resmi Persib, Senin (2016/06/06).

ini tidak jauh berbeda dengan udara pertama dengan cepat di kota kelahirannya ke daerah lain. Tapi kesatuan yang membedakan, untuk keluarga besar selalu berkumpul di awal Prapaskah.

“Adikku juga di timur itu semua, jika atmosfer melakukan hal yang sama mungkin dekat dengan setiap keluarga,” katanya.

Pemain bernomor 9 dianggap sebagai salah satu menu favorit saat puasa kelapa beku atau es teh manis. Meminumnya akan menghasilkan rasa haus mereka setelah seharian beraktivitas.

“Tapi yang paling penting, Sedzhera dan minuman dingin. Jika makanan yang sama,” katanya.