Makassar
PSM Makassar mendapatkan empat poin dari dua pertandingan kejuaraan sepak bola Indonesia (ISC) Budiardjo dikendalikan oleh Taliban. Tiga pon diperoleh ketika PSM defleksi Barito Putra 1-0 dan angka yang diperoleh selama penahanan PS TNI, 1-1.

Hasil ini konsisten dengan harapan publik bola Makassar setelah melempar manajemen Leandro Luciano. Namun, beban berat Budiardjo membuat PSM pekerjaan yang stabil di ISC A. Pelatih yang memimpin promosi Perssu Sumenep di Divisi Pertama ia harus mempersiapkan diri untuk menghadapi lawan yang lebih serius.

“Ini karena doa semua orang, kami berharap untuk terus bekerja dengan maksimal,” kata Budiardjo.

Dia menjelaskan bahwa PSM disertai dengan pengalaman pertamanya di sepak bola bola Indonesia. Alasannya hanya melatih Divisi Premier dan kepulauan League. “Ini adalah pengalaman pertama saya membantu tim kelas PSM. Saya berharap untuk memberikan yang terbaik,” pungkasnya.

Direktur klub PSM Makassar Sumirlan mengatakan Budiardjo, cukup optimal. “Yang paling penting, bagaimana tim bisa menjaga kondisi yang ada saat ini,” katanya.

Saat ini, manajemen masih dalam perburuan untuk membawa pelatih kelas. Beberapa pelatih panggilan dikaitkan dengan tim, itu hanya bahwa kepemimpinan baru akan diumumkan segera.